TIMESINDONESIA.MY.ID - Fenomena melihat atau merasakan kehadiran sosok tak kasat mata telah lama menjadi bagian dari cerita masyarakat. Pengalaman yang sering dikaitkan dengan aktivitas paranormal ini selalu memicu beragam pandangan.

Sebagian orang memilih untuk meyakini keberadaan dunia gaib yang tak terlihat oleh mata biasa. Namun, tidak sedikit pula yang bersikap skeptis dan mencari penjelasan rasional di balik fenomena tersebut.

Menariknya, dunia ilmiah kini mulai mencoba mengungkap kemungkinan adanya penjelasan biologis di balik pengalaman "supernatural" ini. Fokusnya mengarah pada bagaimana otak manusia memproses berbagai persepsi.

Profesor psikologi dari Wake Forest University di Amerika Serikat, Melissa Maffeo, turut memberikan pandangannya mengenai persepsi manusia terhadap berbagai pengalaman unik. Ia menekankan bahwa interpretasi terhadap suatu peristiwa seringkali bersifat sangat subjektif.

"Terkadang, apa yang kita rasakan atau lihat bisa sangat dipengaruhi oleh cara otak kita menafsirkan sinyal," ujar Melissa Maffeo.

Lebih lanjut, Maffeo menjelaskan bahwa gangguan pada fungsi otak tertentu dapat memicu sensasi yang menyerupai pengalaman supranatural. Hal ini bisa terjadi karena adanya perubahan dalam cara otak memproses informasi sensorik.

"Gangguan pada bagian otak yang bertanggung jawab atas pemrosesan indra bisa menciptakan ilusi atau persepsi yang tidak sesuai dengan kenyataan fisik," lanjut Maffeo.

Dengan demikian, fenomena yang selama ini dianggap misterius kini mulai mendapatkan pijakan ilmiah. Penjelasan ini membuka perspektif baru mengenai pengalaman "gaib" yang dialami sebagian orang.

Dilansir dari TREN.HOTNEWS.ID, pandangan ilmiah ini menawarkan pendekatan yang berbeda dalam memahami fenomena yang telah lama diperdebatkan.