TIMESINDONESIA.MY.ID - Huawei baru saja merilis perangkat flagship terbaru mereka, Huawei Pura 90s Pro Max, yang kini hadir di pasar Indonesia. Perangkat ini menarik perhatian besar karena membawa konfigurasi modul kamera yang sangat mencolok dan menjanjikan kemampuan fotografi kelas profesional.

Dikutip dari Uzone.id, ponsel ini dibekali kamera utama 50 MP dengan bukaan lensa fleksibel f/1.4 hingga f/4.0 serta dukungan stabilisasi OIS. Selain itu, terdapat kamera telephoto periskop beresolusi 200 MP dengan sensor besar 1/1,28 inci yang mendukung 4x optical zoom.

Tim penguji dari Uzone.id melakukan serangkaian pengujian kamera pada berbagai tingkat perbesaran, mulai dari 1x hingga 20x. Pengujian dilakukan dalam kondisi menantang, termasuk di lingkungan dengan cahaya temaram saat menonton konser musik.

"Kamera utama Huawei Pura 90s Pro Max memang over powered, karena sukses memberikan detail dan warna yang sangat baik dalam berbagai kondisi," ujar Muhammad Faisal Hadi Putra.

"Saat memotret subjek manusia, tekstur wajah, pakaian, hingga rangkaian bunga terekam dengan sangat jelas dan warna kulit tetap terlihat natural meski ada pengaruh cahaya lampu," kata Muhammad Faisal Hadi Putra.

Terkait penggunaan fitur zoom, penguji menyarankan pengguna untuk tetap berada di rentang 1x hingga 4x agar mendapatkan hasil foto paling konsisten. Pada perbesaran 4x, detail gedung atau objek jauh tetap tajam meskipun diambil dengan pengaturan ISO yang cukup tinggi.

"Kami sangat menyukai sentuhan natural dari sistem pencitraan Huawei, terutama saat merekam detail wajah yang sangat jujur, bahkan ketika menggunakan shutter speed rendah," ujar Muhammad Faisal Hadi Putra.

Selain kualitas gambar, ponsel ini dilengkapi fitur AI De-glare yang sangat membantu saat memotret melalui balik kaca gedung. Fitur ini bekerja dengan mendeteksi dan meminimalkan pantulan cahaya yang sering kali mengganggu kejernihan foto.

"Pada perbesaran 20x, kualitas foto memang mulai menurun dan efek lukisan cat air sering muncul, terutama jika pemotretan dilakukan di area yang minim cahaya," kata Muhammad Faisal Hadi Putra.