TIMESINDONESIA.MY.ID - Pemandangan tidak biasa terlihat di kawasan Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Sejumlah gerobak sampah tampak berjejer dan memenuhi area trotoar hingga sebagian badan jalan.
Kondisi tersebut terpantau pada Senin (31/8/2026) malam. Keberadaan gerobak-gerobak ini dinilai mengganggu fungsi trotoar sebagai sarana bagi pejalan kaki.
Berdasarkan pengamatan di lapangan, gerobak tersebut membawa muatan sampah dari berbagai lokasi. Beberapa gerobak terlihat ditutup dengan terpal, namun ada pula yang dibiarkan terbuka sehingga menimbulkan kekhawatiran terkait kebersihan lingkungan.
Dikutip dari detikcom, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta telah memberikan tanggapan terkait kondisi tersebut. Pihaknya mengaku akan segera melakukan tindak lanjut atas fenomena yang terjadi di kawasan tersebut.
"Kami akan segera melakukan pengecekan di lapangan dan menindaklanjuti keberadaan gerobak-gerobak sampah tersebut agar tidak mengganggu ketertiban umum," ujar pihak DLH DKI Jakarta.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk menjaga kenyamanan masyarakat serta kebersihan ruang publik. Penataan gerobak sampah ini menjadi prioritas agar trotoar di Jakarta kembali berfungsi sebagaimana mestinya.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang bagi pengelolaan sampah di wilayah Jakarta Selatan. Kerjasama antara petugas kebersihan dan masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga kerapian kota.
Hingga saat ini, pihak terkait terus memantau situasi di Jalan Kapten Tendean. Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga ketertiban lingkungan di sekitar area tersebut.