TIMESINDONESIA.MY.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon telah berhasil mengevakuasi jenazah yang diduga merupakan seorang pria yang dilaporkan hilang sejak 42 hari yang lalu. Penemuan ini terjadi berkat laporan dari warga sekitar yang sedang melakukan aktivitas berkebun.
Peristiwa penemuan jenazah yang diidentifikasi berpotensi sebagai Saleh (59 tahun) ini berlangsung pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Lokasi penemuan berada di sebuah kebun di kawasan Bukit Kroya, Kelurahan Pabean, Kecamatan Cilegon.
"Kronologi penemuan, warga yang sedang melakukan aktivitas berkebun di sekitaran bukit Kroya, Pabean, menemukan jenazah di balik rumput pukul 10:00 WIB," demikian keterangan yang disampaikan oleh Kepala BPBD Cilegon, Damanhuri.
Jenazah tersebut diduga kuat adalah Bapak Saleh, yang telah dilaporkan menghilang dari kediamannya di sekitar pemukiman Duku Malang. Kehilangan Bapak Saleh telah menimbulkan kekhawatiran bagi keluarga dan warga setempat selama lebih dari satu bulan.
Penemuan ini bermula ketika seorang pemilik kebun tengah melakukan rutinitasnya di area perbukitan tersebut. Tanpa disengaja, ia menemukan sesosok jenazah yang tersembunyi di balik semak belukar.
"Diduga jenazah adalah Bapak Saleh yang sudah hilang selama 42 hari di sekitaran pemukiman Duku Malang," tambah Kepala BPBD Cilegon Damanhuri dalam keterangannya.
Pihak BPBD Cilegon segera bergerak cepat setelah menerima laporan mengenai penemuan jenazah tersebut. Tim evakuasi dikerahkan ke lokasi untuk melakukan proses pengangkatan jenazah sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Pencarian yang telah berlangsung selama lebih dari sebulan ini akhirnya menemui titik terang dengan adanya penemuan ini. Pihak berwenang masih mendalami lebih lanjut mengenai penyebab pasti dari kematian almarhum Saleh.
Seluruh proses evakuasi jenazah telah dilaksanakan dengan hati-hati oleh tim BPBD Cilegon. Penemuan ini mengakhiri periode pencarian yang penuh ketegangan bagi pihak keluarga dan komunitas di Cilegon.