TIMESINDONESIA.MY.ID - Momen ketika bayi menolak makan atau Gerakan Tutup Mulut (GTM) seringkali menjadi sumber kecemasan bagi para orang tua, terutama ibu. Kekhawatiran akan asupan nutrisi yang tidak tercukupi berpadu dengan kelelahan memikirkan menu baru setiap hari.

Pengalaman serupa pernah dirasakan oleh Instruktur Baby Wearing Dance (BWD), Thiva Lathifah. Ia menemukan solusi untuk mengatasi rasa cemas sekaligus menjaga efisiensi waktu.

Thiva mengandalkan metode persiapan bahan makanan (food prep) untuk Makanan Pendamping ASI atau MPASI yang dilakukan secara mingguan. Pendekatan ini terbukti efektif dalam meringankan beban orang tua.

Ia membagikan tips bagaimana merancang food prep MPASI yang tidak hanya simpel dan hemat energi. Lebih penting lagi, metode ini terjamin kebersihannya untuk pencernaan bayi yang masih sensitif.

"Untuk mengatasi rasa cemas sekaligus menjaga efisiensi waktu, Thiva mengandalkan metode persiapan bahan makanan (food prep) Makanan Pendamping ASI atau MPASI mingguan," demikian kutipan dari sumber asli.

"Thiva membagikan tips bagaimana merancang food prep MPASI yang tidak hanya simpel dan hemat energi, tetapi juga terjamin kebersihannya untuk pencernaan bayi yang masih sensitif," lanjut kutipan dari sumber asli.

Dikutip dari TREN.HOTNEWS.ID, strategi ini menjadi solusi praktis bagi banyak orang tua yang menghadapi tantangan GTM pada buah hati mereka.

Metode food prep mingguan ini dirancang agar mudah diterapkan oleh para ibu. Tujuannya adalah untuk mengurangi frekuensi persiapan makanan harian yang memakan waktu dan tenaga.

Kebersihan menjadi salah satu aspek krusial dalam food prep MPASI. Hal ini dikarenakan sistem pencernaan bayi yang masih berkembang membutuhkan perhatian ekstra terhadap higienitas makanan.