TIMESINDONESIA.MY.ID - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, melakukan peninjauan langsung terhadap operasional Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sumedang. Kunjungan ini dilaksanakan pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Dalam tinjauannya, Menteri Rini Widyantini memberikan apresiasi terhadap kualitas layanan yang disajikan di MPP Sumedang. Ia menilai bahwa penerapan sistem layanan omnikanal atau omnikanal di kota tersebut telah berjalan dengan baik.
Meski kemajuan teknologi digital telah mempermudah akses berbagai layanan, Pemerintah Kabupaten Sumedang tetap menunjukkan komitmennya untuk tidak meninggalkan masyarakat. Mereka terus menyediakan opsi layanan secara manual.
Hal ini dilakukan demi memastikan jangkauan pelayanan publik yang lebih luas, sehingga tidak ada warga yang tertinggal dalam mengakses hak-haknya.
MPP Sumedang telah menerapkan berbagai strategi untuk melayani masyarakat. Ini mencakup layanan digital yang dapat diakses kapan saja, interaksi tatap muka langsung, program "jemput bola" ke daerah terpencil, serta penyediaan anjungan layanan di beberapa titik strategis.
Menteri PANRB Rini Widyantini mengungkapkan bahwa kementerian yang dipimpinnya secara aktif berupaya mengembangkan layanan publik yang lebih baik. Pengembangan ini berfokus pada sistem multikanal.
"Kementerian PANRB mengembangkan layanan publik dengan multikanal," ujar Menteri Rini Widyantini.
Dikutip dari KOMPAS.com, upaya Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam mengintegrasikan layanan digital dan manual dinilai sebagai langkah yang positif. Keberadaan MPP Sumedang menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan prima.
Penerapan layanan omnikanal di MPP Sumedang ini menjadi contoh bagaimana pemerintah daerah dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa mengabaikan prinsip inklusivitas. Hal ini diharapkan dapat ditiru oleh daerah lain di Indonesia.