TIMESINDONESIA.MY.ID - Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini telah kembali berjalan normal. Sebelumnya, operasional bandara sempat mengalami kendala akibat sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.

Dikutip dari sumber media terkait, pihak pengelola bandara segera melakukan tindakan tanggap darurat. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh area vital bandara kembali steril dari material abu vulkanik.

Proses pembersihan secara menyeluruh dilakukan dengan fokus pada area-area krusial pendukung operasional pesawat. Area tersebut meliputi bagian landasan pacu atau runway, jalur penghubung pesawat atau taxiway, hingga area parkir pesawat yakni apron.

Pihak otoritas bandara menegaskan bahwa keselamatan penumpang dan awak pesawat merupakan prioritas utama dalam setiap tahapan pemulihan operasional. Seluruh prosedur standar keamanan penerbangan telah dipenuhi sebelum bandara dinyatakan layak kembali melayani jadwal penerbangan.

"Pada prinsipnya, dunia penerbangan selalu mengedepankan keselamatan sebagai aspek yang paling utama sebelum kembali dioperasikan," ujar Assistant Deputy Communication & Legal Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan.

Yudistiawan menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi secara intensif dengan berbagai pihak maskapai terkait. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh regulasi keselamatan telah dijalankan dengan disiplin tinggi.

"Oleh karena itu, terdapat berbagai prosedur ketat yang telah dijalankan baik oleh pihak pengelola bandara maupun pihak maskapai penerbangan," kata Yudistiawan.

Langkah pemulihan ini dilakukan pada Selasa, 8 September 2026, guna menormalkan kembali mobilitas penumpang di salah satu bandara tersibuk di Indonesia tersebut. Kini, masyarakat sudah dapat kembali melakukan perjalanan udara dengan aman melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Follow timesindonesia.my.id
Follow on Google