TIMESINDONESIA.MY.ID - Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, secara langsung memimpin rapat koordinasi penting yang berfokus pada penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini diselenggarakan di Posko Utama Kabupaten Manggarai.
Rapat yang diselenggarakan secara hybrid ini bertujuan untuk memantau perkembangan terkini situasi pasca gempa. Selain itu, dibahas pula strategi percepatan penanganan tanggap darurat di berbagai wilayah yang terdampak bencana.
Turut hadir dalam rakor tersebut adalah Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa. Kehadirannya menunjukkan sinergi antara pemerintah eksekutif dan legislatif dalam menghadapi situasi darurat.
Selain itu, Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, juga turut serta dalam pertemuan penting ini. Kehadiran beliau memperkuat kolaborasi dalam upaya penanggulangan bencana.
Anggota DPR RI, Sari Yuliati, juga turut hadir dalam rapat koordinasi ini. Keikutsertaannya menunjukkan komitmen parlemen dalam mengawal penanganan gempa bumi di NTT.
Rapat ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai kementerian dan lembaga negara. Di antaranya adalah Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Kementerian Dalam Negeri, serta Kementerian Pekerjaan Umum.
Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Basarnas juga turut serta. Kehadiran mereka sangat krusial dalam koordinasi penanganan medis dan pencarian korban.
Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang relevan juga dilibatkan. Peran BUMN diharapkan dapat mendukung logistik dan infrastruktur dalam proses pemulihan.
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menjelaskan tujuan utama digelarnya rapat ini. Ia menyatakan bahwa rakor dilakukan untuk mendapatkan laporan kondisi terkini, langkah taktis tanggap darurat, serta kebutuhan yang harus segera ditangani dalam satu hingga dua hari ke depan.