TIMESINDONESIA.MY.ID - Pemerintah Kota Jakarta Barat tengah merancang pembangunan jembatan penyeberangan sementara di atas Kali Semongol, kawasan Tegal Alur, Kalideres. Langkah ini diambil untuk menggantikan jembatan lama yang sebelumnya sempat mengalami kerusakan akibat pencurian.
Dikutip dari sumber media terkait, pembangunan ini difokuskan sebagai akses utama bagi para pejalan kaki. Fasilitas ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat setempat selama proses pengerjaan proyek berlangsung.
"Ketika ini nanti disepakati, dua minggu akan dibangun jembatan tersebut. Artinya bahwa jembatan saat ini sebagai jembatan alternatif yang sementara yang dibuat dari kayu, ini akan dibongkar bersama," ujar Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah.
Pembangunan jembatan baru ini akan menggunakan bahan baja jenis wide flange (WF). Penggunaan material baja dipilih agar struktur penyeberangan lebih kokoh dan aman digunakan oleh warga dibandingkan jembatan kayu yang ada saat ini.
Proses pengerjaan jembatan sementara ini dijadwalkan akan dimulai segera setelah seluruh kesepakatan teknis rampung. Pemerintah menargetkan jembatan tersebut dapat diselesaikan dalam kurun waktu dua minggu sejak pekerjaan dimulai.
Pihak pemerintah memastikan bahwa selama proses konstruksi ini, akses warga tidak akan terputus total. Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menjelaskan bahwa warga sebenarnya masih memiliki akses melalui dua jembatan lain yang berada di sisi kanan dan kiri lokasi jembatan yang sedang dibongkar.
Pemerintah Kota Jakarta Barat berkomitmen untuk terus memantau progres pengerjaan jembatan tersebut agar selesai tepat waktu. Koordinasi intensif terus dilakukan agar jembatan baja ini segera bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di Tegal Alur.
Upaya ini merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjaga fasilitas publik tetap berfungsi dengan baik. Keberadaan jembatan yang layak diharapkan mampu mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial warga di sekitar Kali Semongol.