TIMESINDONESIA.MY.ID - Sebuah kabar kehilangan menyelimuti kawasan Pejompongan, Jakarta, setelah seorang warga dilaporkan tidak kunjung kembali ke kediamannya. Peristiwa ini menimpa Bambang Setiawan (60) yang hingga kini keberadaannya masih menjadi misteri bagi pihak keluarga.

Dikutip dari sumber berita terkait, sang istri, Sudarsih (56), menjadi sosok yang paling terpukul atas situasi yang terjadi. Ia terus berupaya mencari informasi mengenai keberadaan suaminya kepada warga sekitar.

"Nanti kalau ketemu, suruh pulang," ujar Sudarsih saat meminta bantuan kepada para tetangga di lingkungan tempat tinggalnya.

Pesan yang disampaikan Sudarsih tersebut terdengar begitu sederhana, namun menyimpan kedalaman rasa pilu yang mendalam. Kalimat itu menjadi bukti betapa besarnya harapan seorang istri agar suaminya dapat segera kembali dengan selamat.

Kejadian ini bermula pada hari Kamis, 27 Agustus 2026. Pada waktu tersebut, Bambang Setiawan diketahui tidak kunjung menampakkan diri di rumah sebagaimana biasanya.

Kekhawatiran Sudarsih pun memuncak seiring berjalannya waktu yang tak kunjung membawa kepulangan suaminya. Malam di Pejompongan yang biasanya tenang, kini berubah menjadi suasana penantian yang penuh dengan kecemasan akan kehilangan.

Hingga saat ini, pihak keluarga masih terus melakukan upaya pencarian dengan berharap ada titik terang. Masyarakat di sekitar lokasi pun turut merasakan empati atas situasi sulit yang sedang dihadapi oleh Sudarsih.

Diharapkan bagi siapa saja yang memiliki informasi mengenai keberadaan Bambang Setiawan agar segera memberikan kabar. Hal ini sangat penting untuk memberikan ketenangan bagi pihak keluarga yang tengah menanti di rumah.

Follow timesindonesia.my.id
Follow on Google