TIMESINDONESIA.MY.ID - Memasuki hari kelima, upaya pencarian terhadap lima orang jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau terus diintensifkan. Tim SAR gabungan hingga kini masih bekerja keras menyisir lokasi kejadian untuk menemukan para korban.

Dikutip dari Kompas.com, operasi pencarian yang dilakukan pada Sabtu (12/9/2026) membuahkan hasil berupa penemuan empat buah barang yang diduga milik rombongan tersebut. Penemuan ini diharapkan dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai posisi kapal yang hilang.

Barang-barang yang ditemukan oleh petugas terdiri dari satu jeriken minyak berwarna biru, satu helm berwarna merah, serta dua jaket pelampung (life jacket) dengan varian warna oranye dan merah. Seluruh benda tersebut ditemukan saat tim melakukan penyisiran di sektor lima.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, menjelaskan bahwa temuan tersebut telah diamankan oleh tim di lapangan. Saat ini, barang-barang itu tengah dalam proses pengiriman menuju lokasi yang lebih aman.

"Saat ini empat barang temuan tersebut sedang dalam perjalanan menuju Dermaga Ciwandan," ujar Al Amrad.

Proses penemuan barang-barang tersebut dilakukan secara bertahap oleh KN SAR Tetuka selama operasi penyisiran berlangsung di perairan. Petugas mencatat waktu penemuan setiap barang dengan detail untuk keperluan analisis tim gabungan.

Al Amrad merinci kronologi penemuan barang-barang tersebut di lapangan. Ia menjelaskan waktu spesifik kapan jeriken dan helm berhasil ditemukan oleh tim.

"Jeriken minyak berwarna biru ditemukan sekitar pukul 10.05 WIB. Kemudian, pada pukul 12.33 WIB, tim menemukan helm berwarna merah," kata Al Amrad.

Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian di area sekitar Gunung Anak Krakatau. Fokus utama tim adalah menyisir titik-titik yang dianggap potensial berdasarkan temuan barang-barang tersebut.