TIMESINDONESIA.MY.ID - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, baru saja meluncurkan ajakan strategis bagi seluruh SDM Sekolah Rakyat. Langkah ini diambil untuk memperkuat Gerakan Nasional Peduli Tetangga di seluruh wilayah Indonesia.
Dikutip dari Kompas.com, inisiatif ini bertujuan untuk membantu keluarga atau tetangga yang sangat membutuhkan bantuan sosial (bansos), namun belum terdaftar dalam sistem pendataan pemerintah.
Program ini menjadi krusial karena masih banyak warga yang terkendala akses digital. Keterbatasan kepemilikan telepon pintar, rendahnya literasi teknologi, hingga minimnya dokumen pendukung menjadi hambatan utama masyarakat dalam mendapatkan haknya.
Peran agen perlinsos sangat dibutuhkan untuk mendampingi warga dalam proses pendaftaran secara digital. Pendampingan ini diharapkan mampu meminimalisir kesalahan data sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran.
"Saya mengajak bapak ibu sekalian untuk bersedia menjadi agen perlinsos supaya data kita semakin akurat. Mari kita peduli sama tetangga kita. Kalau kita tidak bisa menjangkau yang lain, tetangga kita dululah," ujar Gus Ipul.
Ajakan tersebut disampaikan oleh Gus Ipul dalam kegiatan Pelatihan Monitoring dan Evaluasi Kinerja serta Pengelolaan Konflik dan Psychological Safety. Acara ini berlangsung di Ballroom Hotel Grand Serpong, Tangerang, Banten, pada Rabu (9/9/2026).
Pihak Kementerian Sosial berharap keterlibatan aktif dari SDM Sekolah Rakyat dapat meningkatkan inklusivitas layanan sosial. Dengan adanya pendampingan langsung di tingkat akar rumput, diharapkan tidak ada lagi warga kurang mampu yang terlewat dari daftar penerima bansos.
Strategi ini juga menjadi upaya pemerintah untuk menumbuhkan rasa solidaritas antarwarga. Melalui Gerakan Nasional Peduli Tetangga, Gus Ipul mendorong masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi ekonomi orang-orang di sekitar tempat tinggalnya.