TIMESINDONESIA.MY.ID - Sebuah penemuan mengejutkan terjadi di aliran Kali Grogol, Limo, Depok, Jawa Barat, pada Rabu (19/8/2026). Potongan tubuh yang diduga merupakan bagian kaki dari seorang pria ditemukan oleh petugas kebersihan saat melakukan aktivitas rutin.

Penemuan ini bermula ketika dua orang petugas dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) Limo tengah membersihkan Sungai Limo. Tanpa diduga, mereka menemukan sebuah objek yang kemudian diidentifikasi sebagai bagian tubuh manusia.

Potongan kaki yang ditemukan tersebut diduga kuat merupakan bagian dari tubuh Saepul (26), korban dalam kasus mutilasi yang juga melibatkan seorang pria berinisial K (51). Penyelidikan lebih lanjut kini tengah dilakukan oleh pihak kepolisian.

"Jadi hari ini tanggal 19 Agustus 2026, dua orang petugas dari SDA Limo melakukan pembersihan di Sungai Limo. Kemudian, ditemukanlah ada potongan tubuh, diduga bagian kaki. Memang hanya sepotong saja," kata Katimsus 2 Unit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono kepada wartawan, Rabu (19/8/2026).

Berdasarkan temuan tersebut, para petugas segera melaporkan kejadian ini kepada pihak berwenang. Laporan tersebut segera ditindaklanjuti oleh tim kepolisian.

Tim Subdit Resmob Polda Metro Jaya, bersama dengan Unit Identifikasi dari Polda Metro Jaya, segera mendatangi lokasi penemuan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Pihak kepolisian juga telah melakukan upaya penyisiran di area Kali Licin, Cipayung, Depok, Jawa Barat. Tujuan penyisiran ini adalah untuk mencari bagian tubuh lain dari korban mutilasi, Saepul.

"Breggy menyebutkan, berdasarkan penemuan itu, petugas melapor kepada pihak kepolisian. Subdit Resmob Polda Metro Jaya bersama Unit Identifikasi Polda Metro Jaya mendatangi lokasi," demikian dilansir dari sumber berita terkait.

Proses identifikasi dan pencarian lanjutan terus dilakukan untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa yang terjadi. Pihak kepolisian berupaya keras untuk menemukan sisa bagian tubuh korban dan mengidentifikasi pelaku.