TIMESINDONESIA.MY.ID - Gempa bumi yang mengguncang beberapa wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menimbulkan keprihatinan mendalam dari berbagai pihak, termasuk Presiden Prabowo Subianto.
Presiden Prabowo menyampaikan rasa dukacita yang tulus atas musibah yang menimpa saudara-saudara di NTT. Beliau menyatakan bahwa hati dan doa seluruh elemen bangsa menyertai mereka yang sedang berduka.
"Hati dan doa kami bersama saudara-saudara kita di NTT, yang sedang berduka akibat gempa bumi," demikian pernyataan Presiden Prabowo yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya, @prabowo, pada Minggu, 16 Agustus 2026.
Pemerintah, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, memastikan akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan pemulihan pascabencana di wilayah NTT. Fokus utama adalah pada upaya pemulihan kondisi agar masyarakat dapat kembali beraktivitas.
Penekanan utama dalam penanganan pascabencana ini adalah pada keselamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar seluruh warga yang terdampak. Hal ini menjadi prioritas tertinggi pemerintah dalam situasi darurat ini.
"Keselamatan dan kebutuhan dasar warga adalah hal yang paling utama saat ini," tegas Presiden Prabowo dalam pernyataannya.
Menindaklanjuti situasi tersebut, pemerintah telah mengambil langkah konkret berupa pengiriman bantuan. Sebanyak 50.000 paket bantuan sembako telah diberangkatkan untuk disalurkan kepada masyarakat yang terdampak langsung oleh gempa bumi di NTT.
Bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka di tengah situasi sulit pasca-gempa. Upaya penyaluran akan terus digalakkan.
Pemerintah berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi di NTT dan memberikan dukungan yang berkelanjutan. Penanganan bencana ini melibatkan berbagai instansi terkait untuk memastikan efektivitas dan kecepatan respons.