TIMESINDONESIA.MY.ID - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan sebuah pernyataan penting mengenai perannya dalam pemerintahan, terutama terkait penanganan keluhan masyarakat. Beliau menegaskan kesiapannya untuk bertindak langsung apabila para pemimpin daerah tidak mampu mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi oleh rakyat.

Pernyataan ini disampaikan oleh Presiden Prabowo saat menghadiri sebuah acara penting di Djakarta Theater, Jakarta Pusat. Acara tersebut merupakan peluncuran buku yang berjudul "10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia" pada hari Jumat, 7 Agustus 2026.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo secara eksplisit menyatakan komitmennya untuk merespons suara masyarakat. Beliau mengindikasikan bahwa pemerintah pusat tidak akan tinggal diam melihat adanya ketidakpuasan yang tidak terselesaikan di tingkat daerah.

"Kalau gubernur, kalau bupati, kalau camat, kalau kepala desa tidak bisa mengatasi teriakan rakyat di desa, kita tidak segan-segan Presiden turun tangan, kita memenuhi apa yang diteriakkan oleh rakyat," ujar Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya akuntabilitas dan efektivitas pemerintahan di semua tingkatan. Presiden Prabowo ingin memastikan bahwa setiap warga negara merasa didengarkan dan aspirasinya dapat terpenuhi.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo juga menyinggung berbagai upaya perbaikan yang telah dan sedang dilakukan oleh pemerintahannya. Beliau memaparkan beberapa pencapaian konkret dalam pembangunan infrastruktur pendidikan.

Presiden Prabowo memamerkan bahwa pemerintahannya telah berhasil melakukan perbaikan pada puluhan ribu fasilitas sekolah. Angka ini menunjukkan komitmen kuat untuk meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh penjuru negeri.

Tidak hanya itu, beliau juga menetapkan target yang ambisius untuk perbaikan sekolah. Pemerintah menargetkan untuk merehabilitasi sebanyak 100.000 sekolah hingga tahun 2027 mendatang.

Dikutip dari Kompas.com, pernyataan Presiden Prabowo ini mencerminkan pendekatan proaktif dalam menjalankan roda pemerintahan. Fokus pada penyelesaian masalah rakyat menjadi prioritas utama.