TIMESINDONESIA.MY.ID - Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, mengungkapkan adanya dukungan penuh dari Presiden Prabowo Subianto terhadap upaya restorasi ekosistem di Indonesia. Dukungan ini dinilai sebagai modal penting bagi pemerintah dalam mempercepat pemulihan kawasan hutan yang mengalami degradasi.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Kehutanan pada Senin, saat menghadiri peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026. Acara ini diselenggarakan di Taman Wisata Alam (TWA) Angke, Jakarta, bersama jajaran Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan.

Presiden Prabowo Subianto secara tegas memberikan mandat dan dukungan penuhnya untuk program restorasi ekosistem. Hal ini menjadi angin segar bagi upaya pelestarian lingkungan di tanah air.

"Saya berterus terang, saya pribadi merasa mendapat dukungan yang luar biasa dari Pak Presiden untuk ruang melakukan restorasi ekosistem ini," ujar Raja Juli Antoni.

Dukungan dari kepala negara ini diharapkan dapat memacu semangat dan mempercepat implementasi program-program restorasi. Upaya ini krusial untuk mengembalikan fungsi ekologis hutan yang telah terdegradasi.

Restorasi ekosistem merupakan langkah strategis untuk memulihkan kualitas lingkungan, menjaga keanekaragaman hayati, dan meningkatkan ketahanan ekologis Indonesia. Program ini juga berkontribusi pada mitigasi perubahan iklim.

Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri Kehutanan menunjukkan komitmennya terhadap agenda lingkungan. Dukungan ini mencerminkan prioritas pemerintah dalam menjaga kelestarian alam.

Acara peringatan HKAN 2026 menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali komitmen bersama dalam konservasi alam. Kehadiran jajaran Kemenhut menandakan keseriusan dalam pelaksanaan program restorasi.

Dikutip dari Antara, pernyataan ini disampaikan pada Selasa, 11 Agustus 2026, yang menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian alam.