TIMESINDONESIA.MY.ID - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah gempa yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pada Minggu, 16 Agustus 2026, beliau memberikan informasi terkini mengenai upaya pemulihan layanan telekomunikasi di daerah terdampak.
"Kami turut berduka cita atas musibah yang terjadi di Nusa Tenggara Timur," ujar Meutya Hafid.
Beliau menekankan pentingnya peran layanan telekomunikasi di tengah situasi darurat seperti penanganan bencana alam.
"Di tengah situasi seperti ini, kami menyadari bahwa layanan telekomunikasi memiliki peran yang sangat penting bagi masyarakat," kata Meutya Hafid.
Hal ini mencakup penyediaan akses informasi, fasilitasi komunikasi dengan keluarga, serta dukungan vital bagi koordinasi penanganan bencana.
Kabar baiknya, Menkomdigi melaporkan bahwa mayoritas infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) yang sebelumnya terganggu akibat gempa kini telah beroperasi kembali.
"sebanyak 86% BTS yang terdampak gempa sudah dipulihkan," ungkap Meutya Hafid.
Pemulihan ini diharapkan dapat segera memulihkan akses komunikasi dan informasi bagi masyarakat di NTT yang terdampak gempa.