TIMESINDONESIA.MY.ID - Sebanyak 23 siswa SDN Bahari, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, dilaporkan mengalami gangguan kesehatan secara mendadak. Peristiwa ini terjadi setelah para siswa mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Gejala yang dirasakan oleh para siswa tersebut meliputi rasa mual, sakit perut, muntah, hingga sakit kepala. Kondisi ini memicu perhatian pihak sekolah serta dinas terkait untuk segera melakukan penanganan medis.
Dikutip dari Kompas.com, kejadian ini berlangsung pada Sabtu (12/9/2026). Pihak berwenang segera bergerak cepat untuk memastikan kondisi kesehatan seluruh siswa yang terdampak.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tojo Una-Una, Niko, memberikan penjelasan terkait kronologi munculnya gejala tersebut. Menurutnya, keluhan kesehatan dialami siswa dalam waktu yang sangat singkat setelah mereka menyantap makanan.
"Dari 108 siswa yang diberikan makan, 23 orang di antaranya tiba-tiba setelah konsumsi itu tidak lama, kurang dari setengah jam, mengeluh mual dan sakit perut," ujar Niko.
Menanggapi situasi tersebut, petugas dari Puskesmas setempat segera diterjunkan ke lokasi sekolah. Langkah ini dilakukan untuk memberikan pertolongan pertama dan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut bagi siswa yang mengeluhkan sakit.
Niko menambahkan bahwa penanganan medis dilakukan dengan sigap agar kondisi siswa tidak semakin memburuk. Seluruh siswa yang terdampak telah mendapatkan pemeriksaan dokter serta pemberian obat-obatan yang diperlukan.
"Setelah diperiksa dokter dan mendapatkan obat serta penanganan, mereka diperbolehkan pulang," kata Niko.
Hingga saat ini, tidak ada siswa yang harus menjalani rawat inap di rumah sakit. Kondisi para siswa dilaporkan telah membaik setelah mendapatkan tindakan medis di lokasi kejadian.