TIMESINDONESIA.MY.ID - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, melaksanakan agenda kenegaraan penting menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-79. Kegiatan ini berfokus pada penghormatan kepada para pahlawan bangsa.

Mereka berdua hadir di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, untuk mengikuti Upacara Ziarah Nasional dan Renungan Suci. Acara ini merupakan tradisi tahunan yang selalu dilaksanakan untuk mengenang jasa para pejuang kemerdekaan.

Presiden Prabowo Subianto secara langsung memimpin jalannya penghormatan kepada arwah para pahlawan. Kehadirannya dalam upacara ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menghargai perjuangan para pendahulu bangsa.

Upacara khidmat ini dilangsungkan pada Minggu, 16 Agustus 2026, tepat pada pukul 23.45 WIB. Pelaksanaan yang dilakukan menjelang tengah malam ini menambah nuansa sakral bagi para peserta yang hadir.

Siaran langsung upacara ini dapat disaksikan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden. Hal ini memungkinkan masyarakat luas untuk turut menyaksikan dan merasakan semangat kebangsaan yang ditunjukkan dalam acara tersebut.

Turut hadir dalam rangkaian upacara ini adalah jajaran pimpinan dari lembaga-lembaga negara tinggi. Mereka meliputi pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, serta Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

Selain itu, jajaran menteri dan wakil menteri kabinet, pimpinan lembaga pemerintah non-kementerian, serta perwakilan unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) turut membersamai. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi antarlembaga dalam menghormati jasa pahlawan.

Keluarga dari para pahlawan nasional juga hadir dalam acara tersebut. Kehadiran mereka menjadi pengingat akan warisan berharga yang telah mereka berikan kepada bangsa dan negara Indonesia.

"Upacara Ziarah Nasional dan Renungan Suci ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT RI," demikian keterangan yang disampaikan dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden.