TIMESINDONESIA.MY.ID - Persiapan pengamanan intensif tengah dilakukan di Jakarta menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Sebanyak 13.859 personel gabungan telah disiagakan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan aman.

Kekuatan besar ini merupakan hasil kolaborasi antara Polda Metro Jaya, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sinergi ini penting untuk mengamankan berbagai agenda perayaan yang akan digelar di berbagai titik strategis ibukota.

Rangkaian kegiatan yang akan diamankan mencakup momen sakral Upacara Pengibaran dan Penurunan Bendera di Istana Negara. Selain itu, agenda meriah seperti Kirab Bendera Merah Putih juga menjadi fokus pengamanan.

Acara lain yang tidak kalah penting adalah Pesta Rakyat, kegiatan UMKM yang melibatkan para pelaku usaha lokal, serta karnaval yang akan memeriahkan suasana. Panggung hiburan yang tersebar di beberapa kawasan pusat Jakarta juga akan mendapatkan pengamanan ekstra.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, merinci komposisi personel yang terlibat dalam pengamanan ini. "Kekuatan gabungan tersebut terdiri atas 7.105 personel Polda Metro Jaya," ungkapnya.

Beliau melanjutkan, "Ditambah lagi dengan 2.042 personel Polres jajaran yang juga akan turut serta dalam upaya pengamanan."

Selanjutnya, sebanyak 4.712 personel akan berada di bawah kendali operasi (BKO) untuk memperkuat lini pengamanan di lapangan.

"Personel BKO ini terdiri atas 3.573 personel TNI atau setara dengan 35 Satuan Setingkat Kompi (SSK)," jelas Kombes Budi Hermanto.

"Kemudian, 500 personel dari Korps Brimob Polri atau lima SSK, serta 300 personel dari Korps Sabhara Baharkam Polri yang terbagi dalam tiga SSK," tambahnya.