TIMESINDONESIA.MY.ID - Partai Golkar telah melaksanakan serangkaian pergantian di beberapa komisi serta alat kelengkapan dewan (AKD) di DPR RI. Perubahan ini menyentuh berbagai posisi strategis dalam tubuh legislatif.
Salah satu perubahan signifikan yang terjadi adalah pergantian Ketua Komisi X DPR RI. Posisi yang sebelumnya dijabat oleh Hetifah Sjaifudian kini ditempati oleh kader Golkar lainnya.
Perihal rotasi ini, Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M. Sarmuji, memberikan konfirmasi resmi. Beliau membenarkan adanya pergeseran dalam struktur kepengurusan di internal partai.
"Benar ada rotasi di beberapa komisi dan AKD lain. Lima komisi, MKD dan BAM serta pimpinan fraksi," ujar M. Sarmuji kepada Kompas.com pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Berdasarkan surat penetapan susunan keanggotaan AKD dari Fraksi Partai Golkar DPR RI, Agung Widyantoro ditunjuk untuk menggantikan Hetifah Sjaifudian sebagai pimpinan Komisi X.
Sementara itu, Hetifah Sjaifudian tidak lagi memimpin Komisi X. Beliau dialihkan tugasnya dan kini akan bertugas sebagai anggota biasa di Komisi VIII DPR RI.
Perubahan ini menunjukkan adanya dinamika internal di Partai Golkar dalam mengatur penempatan kadernya di berbagai unsur legislatif. Hal ini merupakan bagian dari strategi partai dalam mengoptimalkan peran anggotanya di parlemen.
Dikutip dari Kompas.com, rotasi ini mencakup lima komisi, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), Badan Anggaran (BAM), serta posisi pimpinan fraksi.
Pergantian ini merupakan bagian dari upaya Partai Golkar untuk melakukan penyesuaian dan evaluasi terhadap kinerja serta penempatan sumber daya manusia di lingkungan DPR RI.