TIMESINDONESIA.MY.ID - Sejumlah gempa susulan terus dilaporkan mengguncang wilayah Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Aktivitas seismik ini merupakan kelanjutan dari gempa utama dengan magnitudo 7,7 yang sebelumnya mengguncang area tersebut pada hari Sabtu lalu.
Kejadian terkini yang tercatat adalah gempa dengan kekuatan magnitudo 5,0. Guncangan ini dilaporkan terjadi dengan kedalaman yang dangkal, sehingga berpotensi terasa lebih kuat oleh masyarakat di permukaan.
Informasi mengenai gempa susulan ini disampaikan melalui akun resmi X Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Pernyataan tersebut mengkonfirmasi detail gempa yang baru saja terjadi.
"Gempa Mag:5.0," demikian bunyi laporan yang dipublikasikan oleh BMKG dalam akun X resminya. Pengumuman ini dirilis pada Senin (17/8/2026) dini hari, memberikan peringatan dini kepada warga.
Gempa susulan ini terjadi di tengah kekhawatiran masyarakat pasca gempa utama. BMKG terus memantau aktivitas seismik di wilayah tersebut untuk memberikan informasi terkini.
Warga di Ruteng dan sekitarnya diharapkan tetap waspada terhadap potensi gempa susulan lainnya. Tetap memantau informasi resmi dari BMKG adalah langkah penting untuk menjaga keselamatan diri.
Penyebab utama dari rangkaian gempa ini adalah pergerakan lempeng tektonik di bawah permukaan bumi. Aktivitas geologis yang kompleks di wilayah Nusa Tenggara Timur seringkali memicu gempa bumi.
BMKG secara rutin memberikan pembaruan data gempa untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan tepat waktu. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan dampak dan kerugian yang mungkin timbul.
Dikutip dari BMKG, gempa susulan dengan magnitudo 5,0 ini terjadi pada Senin (17/8/2026) dini hari, dengan kedalaman yang dangkal.