TIMESINDONESIA.MY.ID - Sebuah insiden kebakaran terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ngawi, Jawa Timur. Peristiwa ini sempat menimbulkan kekhawatiran, namun laporan awal memastikan tidak ada korban jiwa di kalangan narapidana.

Seluruh ratusan narapidana yang menghuni Lapas Kelas IIB Ngawi dilaporkan berhasil diselamatkan dari kobaran api. Kondisi ini menjadi kabar baik di tengah peristiwa yang terjadi di fasilitas pemasyarakatan tersebut.

Kejadian ini berlangsung pada Jumat, 14 Agustus 2026. Pihak berwenang segera bergerak cepat untuk menangani situasi darurat yang timbul akibat kebakaran tersebut.

Lokasi spesifik titik api dilaporkan berada di area lain, bukan di dalam blok hunian para narapidana. Hal ini menjadi salah satu faktor krusial yang memungkinkan evakuasi berjalan lancar dan mencegah korban.

Api yang sempat membumbung tinggi kini dilaporkan telah berhasil dipadamkan sepenuhnya. Petugas pemadam kebakaran dan tim internal lapas bekerja sama untuk mengendalikan dan memadamkan api.

"Alhamdulillah semua napi selamat," ujar Wakil Bupati Ngawi Dwi Riyanto Jatmiko kepada wartawan di lokasi kejadian. Pernyataan ini menegaskan bahwa prioritas utama adalah keselamatan seluruh warga binaan.

"Menurut Antok, titik kebakaran tidak berada di ruang napi tapi di ruang lain," demikian keterangan yang disampaikan oleh Wakil Bupati Ngawi Dwi Riyanto Jatmiko. Hal ini menjelaskan mengapa narapidana dapat dievakuasi dengan aman.

"Saat ini api sudah padam," lanjut pernyataan dari Wakil Bupati Ngawi Dwi Riyanto Jatmiko. Penegasan ini memberikan kepastian bahwa situasi telah terkendali sepenuhnya dan tidak ada lagi ancaman api.

Dikutip dari detikJatim, peristiwa ini menjadi perhatian banyak pihak, terutama terkait upaya pencegahan dan penanganan darurat di lembaga pemasyarakatan. Evaluasi lebih lanjut mengenai penyebab kebakaran kemungkinan akan dilakukan.