TIMESINDONESIA.MY.ID - Tren olahraga lari maraton kini kian diminati oleh berbagai lapisan masyarakat, termasuk para pelaku industri hiburan tanah air. Aktivitas fisik ini menjadi pilihan gaya hidup sehat yang semakin populer di tengah kesibukan mereka.

Salah satu pesohor yang aktif menggeluti hobi lari jarak jauh adalah aktor berbakat, Daffa Wardhana. Ia kerap membagikan pengalamannya saat terjun langsung ke arena perlombaan lari.

Dikutip dari TREN.HOTNEWS.ID, Daffa menceritakan pengalamannya dalam menghadapi tekanan fisik serta mental yang intens selama berada di arena perlombaan. Baginya, lari jarak jauh bukan sekadar adu kecepatan fisik semata.

"Bagi saya, maraton bukan sekadar tentang adu kecepatan fisik di lintasan," ujar Daffa Wardhana.

Daffa mengungkapkan bahwa ia harus memiliki persiapan mental yang kuat untuk menghadapi berbagai hambatan di lapangan. Fokus menjadi kunci utama agar ia tetap stabil hingga mencapai garis finis.

Pemain film Pemukiman Setan ini juga menyoroti titik paling berat yang sering dirasakan oleh para pelari. Kondisi ini menuntut ketahanan mental yang jauh lebih besar daripada sekadar kekuatan otot.

"Fase yang paling menantang dalam sebuah maraton biasanya terjadi pada kilometer-kilometer akhir," jelas Daffa Wardhana.

Menurut Daffa, kilometer terakhir merupakan masa krusial sebelum pelari mencapai garis finis. Pada momen tersebut, pelari harus mampu mengendalikan diri agar tidak menyerah pada rasa lelah yang memuncak.

Daffa berharap pengalamannya ini dapat menginspirasi para pelari pemula yang sedang menekuni dunia maraton. Ketekunan dan manajemen mental yang baik terbukti menjadi kunci utama kesuksesan dalam setiap perlombaan.