TIMESINDONESIA.MY.ID - Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memerlukan langkah taktis dan koordinasi cepat guna memastikan upaya pemadaman berjalan optimal. Presiden Prabowo Subianto turun langsung memeriksa kondisi salah satu titik karhutla di wilayah Kalimantan Barat, pada Sabtu (22/8/2026).
Dikutip dari Kompas.com melalui pantauan siaran YouTube Sekretariat Presiden, Kepala Negara terlihat memeriksa area terdampak secara seksama. Dalam peninjauan di lapangan tersebut, Presiden tampak tidak mengenakan masker meski kabut asap tipis menyelimuti area sekitar.
Langkah mitigasi bencana ini melibatkan koordinasi lintas instansi secara menyeluruh demi mempercepat pemulihan kawasan. Dalam agenda peninjauan tersebut, Presiden didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Setibanya di lokasi kejadian, Presiden Prabowo langsung mengamati kondisi lahan yang terbakar untuk melihat situasi riil di lapangan. Beliau juga menerima paparan serta informasi terkini dari pejabat setempat mengenai kendala dan progres pemadaman yang tengah berlangsung.
Di titik pemadaman, sejumlah petugas gabungan menerapkan solusi praktis dengan menyemprotkan air secara terpusat menggunakan selang bertekanan tinggi. Teknik pembasahan langsung ini sangat penting dilakukan untuk memadamkan bara api yang berpotensi menyebar ke area hutan lainnya.
Karakteristik medan peninjauan yang berupa tanah gambut di atas parit dalam kondisi kering menjadi fokus penanganan utama para petugas. Struktur gambut yang kering membutuhkan suplai air terus-menerus agar lapisan bawah tanah benar-benar basah dan tidak kembali memicu kepulan asap.
Kondisi kabut asap tipis yang menyelimuti area tersebut mempertegas pentingnya kesiapsiagaan armada pemadam di garis depan. Sinergi antara pemantauan darat dan pemanfaatan jalur parit air diharapkan menjadi solusi efektif dalam mengendalikan penyebaran api di wilayah gambut.
Kehadiran jajaran pimpinan negara di lokasi kebakaran ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Upaya penanganan yang terpadu menjadi kunci utama dalam menyelesaikan persoalan karhutla secara cepat, tepat, dan berkelanjutan.