TIMESINDONESIA.MY.ID - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa penyakit tuberkulosis (TBC) menjadi salah satu momok yang berkontribusi terhadap rendahnya angka usia harapan hidup di Indonesia.
Pernyataan ini disampaikan oleh Budi Gunadi Sadikin menyusul kunjungannya pada Kamis, 13 Agustus 2026, untuk meninjau pelaksanaan skrining TBC dan program Cek Kesehatan Gratis di Pondok Pesantren Terpadu Khairul Ummah serta kawasan padat penduduk di Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.
Dalam peninjauannya, Menteri Kesehatan menyoroti tingginya angka kematian akibat TBC di tanah air. Ia memaparkan bahwa TBC merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia.
"Salah satu penyebab utama atau wafatnya orang Indonesia kalau penyakit menular itu adalah TBC. Ini meninggalnya setahun 120.000," ungkap Budi Gunadi Sadikin saat berada di Penjaringan.
Beliau menambahkan dengan gambaran yang mengkhawatirkan, "Artinya saya ngomong 5 menit, yang meninggal dua." Pernyataan ini menekankan urgensi penanganan TBC yang masif.
Menurut data yang dipaparkan oleh Menteri Kesehatan, usia harapan hidup rata-rata masyarakat Indonesia saat ini berada di kisaran 74 tahun.
Rendahnya angka usia harapan hidup ini menjadi perhatian serius pemerintah, mengingat TBC masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang signifikan.
Upaya pencegahan dan penanggulangan TBC melalui skrining dan deteksi dini menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan harapan hidup warga.
Peninjauan di pondok pesantren dan kawasan permukiman padat penduduk menunjukkan fokus pemerintah pada area yang rentan terhadap penyebaran penyakit menular seperti TBC.