TIMESINDONESIA.MY.ID - Rekaman video lama yang kembali beredar di jagat maya memperlihatkan sisi lain dari Saepul, tersangka kasus mutilasi terhadap seorang pria berinisial K (51) di wilayah Pancoran Mas, Depok. Sosoknya pernah menghiasi layar kaca televisi.
Saepul diketahui pernah mengikuti sebuah program televisi yang merupakan ajang pencarian bakat. Momen tersebut kini kembali menjadi perbincangan publik setelah kasus yang menjeratnya terungkap.
Dalam cuplikan video yang viral tersebut, Saepul mengungkapkan motivasinya mengikuti ajang pencarian bakat itu. Ia mengaku ingin memberikan keringanan beban bagi ibunya yang berprofesi sebagai penjual sayuran di pasar.
Pernyataan Saepul kala itu, yang menunjukkan niat mulianya untuk membantu keluarga, berhasil menyentuh hati para penonton. Momen tersebut terekam jelas dalam video yang kini menyebar luas.
Kebenaran mengenai keikutsertaan Saepul dalam program pencarian bakat tersebut telah dikonfirmasi oleh pihak kepolisian. Konfirmasi ini disampaikan langsung oleh Kanit 1 Subdit Resmob Polda Metro Jaya.
"Benar, Saepul pernah mengikuti sebuah ajang pencarian bakat," ujar Kompol Dimitri Mahendara, mengkonfirmasi informasi terkait video viral tersebut. Pernyataan ini memperjelas rekam jejak Saepul sebelum terlibat dalam kasus pidana serius.
Kasus mutilasi yang terjadi di Depok ini kembali membuka memori publik mengenai sosok Saepul. Video lama yang menampilkan dirinya dalam suasana yang berbeda kini menjadi bahan perbincangan hangat.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa latar belakang seseorang bisa sangat beragam dan kompleks. Perjalanan hidup seseorang dapat berubah secara drastis dari yang tadinya penuh harapan menjadi terlibat dalam tindak pidana.
Dikutip dari detikcom, informasi mengenai keikutsertaan Saepul dalam ajang pencarian bakat ini telah diverifikasi oleh pihak kepolisian. Hal ini menambah dimensi baru dalam pemahaman publik mengenai tersangka.