TIMESINDONESIA.MY.ID - Tim Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri telah diterjunkan ke lokasi kejadian kebakaran gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta. Penugasan ini bertujuan untuk melakukan investigasi mendalam guna mengungkap penyebab pasti dari insiden tersebut.
Kebakaran yang melanda gedung Bapenda DKI Jakarta ini terjadi di kawasan Gambir, Jakarta Pusat. Keberadaan tim forensik kepolisian diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai asal mula api.
Puslabfor Bareskrim Polri akan fokus pada identifikasi titik awal munculnya api yang melalap sebagian fasilitas di gedung pemerintahan tersebut. Hal ini menjadi langkah krusial dalam proses penyelidikan.
Kombes Reynold Elisa Partomuan Hutagalung, yang berada di lokasi kejadian pada Sabtu (8/8/2026), menjelaskan mengenai keterlibatan tim Puslabfor. Ia menekankan pentingnya investigasi forensik untuk memastikan sumber api.
"Dan kami juga berkoordinasi dengan Puslabfor Bareskrim untuk dapat memastikan penyebab sumber api," ujar Kombes Reynold Elisa Partomuan Hutagalung.
Beliau menambahkan bahwa tim kepolisian baru dapat memasuki tempat kejadian perkara (TKP) setelah mendapatkan izin resmi dari Dinas Pemadam Kebakaran. Hal ini dilakukan demi menjaga integritas bukti.
"Namun ini nanti setelah dari Dinas Pemadam Kebakaran yang menyampaikan apakah dari tim investigasi kepolisian sudah diperkenankan atau diperbolehkan masuk ke dalam gedung ataupun TKP," kata Kombes Reynold Elisa Partomuan Hutagalung.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih belum dapat memastikan secara pasti titik awal api yang memicu kebakaran. Dugaan sementara mengarah pada salah satu ruangan yang berada di lantai 11 gedung Bapenda DKI.
Dikutip dari sumber berita terkait, dugaan ini didasarkan pada observasi awal dan keterangan yang dihimpun di lapangan. Namun, kepastiannya menunggu hasil investigasi forensik yang komprehensif.