TIMESINDONESIA.MY.ID - Memantau kondisi kesehatan secara berkala kini semakin praktis tanpa perlu repot menyimpan tumpukan dokumen medis. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terus memperbarui platform digital SATUSEHAT guna memberikan kenyamanan layanan bagi seluruh masyarakat.
Langkah ini menjadi solusi efektif agar seluruh rekam medis warga dapat terpantau secara teratur dan terpusat. Kehadiran inovasi ini diharapkan dapat mempermudah akses informasi medis kapan saja dan di mana saja.
Dikutip dari RSS Berita, penguatan layanan berbasis digital ini disampaikan langsung oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Penyampaian tersebut berlangsung saat agenda paparan capaian program Cek Kesehatan Gratis pada Selasa (4/8/2026).
"Melalui integrasi sistem terbaru ini, masyarakat tidak perlu lagi repot menyimpan dokumen fisik pemeriksaan secara terpisah," kata Budi Gunadi Sadikin.
"Seluruh riwayat pengobatan dan pemeriksaan medis akan otomatis terangkum secara rapi di dalam satu akun pengguna," ujar Budi Gunadi Sadikin.
Sistem digital terpadu ini bekerja dengan mengumpulkan data pemeriksaan medis dari berbagai fasilitas kesehatan secara otomatis. Pengguna cukup membuka aplikasi di telepon pintar untuk melihat rekap riwayat penyakit maupun catatan pengobatan.
Efisiensi tersebut dinilai sangat membantu pasien saat berobat ke fasilitas kesehatan yang berbeda. Tenaga medis dapat langsung mengakses riwayat kesehatan sebelumnya tanpa perlu meminta pasien membawa kertas hasil laboratorium fisik.
Inovasi pada platform SATUSEHAT ini menegaskan komitmen pemerintah dalam modernisasi sektor kesehatan nasional. Masyarakat diimbau untuk mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi ini sebagai langkah praktis menjaga kesehatan diri dan keluarga.