TIMESINDONESIA.MY.ID - Tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) saat ini tengah menjalani proses pemeriksaan internal. Hal ini dilakukan menyusul sebuah insiden kecelakaan lalu lintas yang berujung pada hilangnya nyawa seorang anggota Polrestabes Bandung.
Insiden tragis tersebut melibatkan sebuah mobil Honda Civic Ferio yang dikemudikan oleh seorang mahasiswa bernama Adham. Ketiga prajurit TNI AD tersebut memiliki keterkaitan dengan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan maut tersebut.
"Tiga personel TNI AD yang terkait dengan kendaraan tersebut, masing-masing satu orang selaku pemilik kendaraan dan dua orang lainnya yang merupakan penumpang di mobil tersebut, sedang menjalani pemeriksaan internal," ungkap Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat, Brigjen TNI Donny Pramono.
Pemeriksaan internal ini bertujuan untuk mendalami dan mengklarifikasi fakta-fakta yang ada. Selain itu, proses ini juga berfokus pada kronologi lengkap dari peristiwa kecelakaan yang terjadi.
Brigjen TNI Donny Pramono menegaskan komitmen TNI AD dalam menghadapi situasi ini. TNI AD secara penuh menghormati jalannya proses hukum yang sedang berlangsung.
Seluruh tahapan penyelidikan akan didukung sepenuhnya oleh pihak TNI AD. Hal ini demi tercapainya kejelasan dan keadilan dalam penanganan kasus kecelakaan tersebut.
"TNI AD menghormati dan mendukung sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan," tegas Brigjen TNI Donny Pramono, dikutip Rabu (12/8/2026). Pernyataan ini menunjukkan sikap transparan dari institusi TNI AD.
Dikutip dari Kompas.com, pemeriksaan ini merupakan langkah penting untuk memastikan akuntabilitas dan integritas dalam institusi TNI AD. Fokusnya adalah pada peran prajurit terkait dalam peristiwa tersebut.
Keterlibatan pemilik kendaraan dan penumpang dalam mobil yang sama menjadi titik krusial dalam penyelidikan. Hal ini untuk memahami duduk perkara secara utuh.