TIMESINDONESIA.MY.ID - Duka mendalam menyelimuti Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, menyusul penemuan jasad seorang ibu dan anak perempuannya di tengah hutan. Peristiwa tragis ini kini tengah diselidiki intensif oleh pihak kepolisian setempat.
Peristiwa nahas ini diduga kuat bermotif perampokan. Dugaan tersebut muncul setelah penyelidikan awal menemukan adanya harta benda milik korban yang dilaporkan hilang.
Korban diketahui bernama Asniwati, berusia 39 tahun, bersama putri kecilnya yang baru berusia tiga tahun, Dina. Keduanya ditemukan meninggal dunia dalam kondisi yang memilukan di sebuah kawasan hutan.
Informasi awal yang dihimpun kepolisian menunjukkan bahwa Asniwati diketahui membawa sejumlah besar uang tunai sebelum ditemukan tak bernyawa. Jumlah tersebut diperkirakan cukup signifikan.
"Untuk pendalaman sementara, yang bersangkutan pada saat itu membawa uang sejumlah kurang lebih Rp 135 juta dan emas sekitar 30 gram," ujar Kasat Reskrim Polres Landak AKP Kuswiyanto.
Lebih lanjut, AKP Kuswiyanto menambahkan bahwa harta benda berharga yang dibawa korban tersebut tidak ditemukan di lokasi penemuan jasad. Hal ini semakin menguatkan dugaan tindak kejahatan.
"Namun, pada saat mayat ditemukan, uang beserta emas tersebut sudah tidak ada di tempat," kata Kasat Reskrim Polres Landak AKP Kuswiyanto.
Pihak kepolisian Polres Landak terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap pelaku dan motif di balik tragedi memilukan ini. Berbagai upaya dilakukan untuk mengumpulkan bukti dan keterangan saksi.
Kejadian ini tentu menimbulkan kekhawatiran di masyarakat terkait keamanan. Pihak berwajib diharapkan dapat segera memberikan kejelasan dan menindak pelaku agar kejadian serupa tidak terulang.