TIMESINDONESIA.MY.ID - Sebuah tragedi pilu menyelimuti Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, setelah gempa bumi mengguncang wilayah tersebut. Bencana alam ini merenggut nyawa seorang ibu bersama kedua buah hatinya yang tak sempat menyelamatkan diri.
Peristiwa nahas ini terjadi akibat tertimbunnya mereka di bawah reruntuhan rumah yang ambruk. Kesedihan mendalam dirasakan oleh keluarga dan masyarakat setempat atas kehilangan tiga nyawa sekaligus dalam insiden tersebut.
Kejadian yang sangat memilukan ini tidak hanya menyisakan duka mendalam, tetapi juga menimbulkan keprihatinan luas. Rekaman video yang menampilkan kondisi seorang ibu yang tewas di tengah puing-puing rumahnya bahkan beredar dan menjadi viral di berbagai platform media sosial.
Peristiwa ini terjadi pada hari Sabtu, 15 Agustus 2026. Waktu pasti kejadian gempa dan dampaknya sedang dalam pendalaman lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Lokasi kejadian yang spesifik adalah di wilayah Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Wilayah ini menjadi saksi bisu dari kekuatan alam yang tak terduga.
"Ibu dan dua anak meninggal," demikian disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur, Iptu Ahmad Zacky Shodri. Pernyataan ini mengkonfirmasi jumlah korban jiwa dari insiden tragis tersebut.
Pernyataan tersebut dikonfirmasi lebih lanjut dengan keterangan, "Ibu dan dua anak meninggal," ujar Iptu Ahmad Zacky Shodri.
Informasi mengenai tewasnya ibu dan dua anaknya akibat gempa ini pertama kali dikonfirmasi oleh Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur. Pernyataan beliau diperkuat dengan detail kejadian.
Dikutip dari detikBali, Iptu Ahmad Zacky Shodri, selaku Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur, membenarkan adanya korban jiwa dalam peristiwa gempa tersebut.