TIMESINDONESIA.MY.ID - Tren kuliner kembali dihebohkan dengan kemunculan berbagai hidangan berwarna ungu yang menggugah selera. Di antara berbagai pilihan makanan tersebut, ube dan ubi ungu menjadi dua jenis yang paling sering menjadi sorotan utama.
Sekilas, kedua jenis umbi ini terlihat sangat mirip karena sama-sama memiliki pigmen warna ungu yang pekat. Namun, kesamaan visual ini ternyata menyembunyikan perbedaan mendasar pada asal-usul tanaman dan profil nutrisinya.
"Ube sama ubi ungu itu beda walau sama-sama umbi sumber karbohidrat. Walaupun sama-sama warna ungu tapi berasal dari jenis tanaman yang berbeda," terang dr. Igus Ulfa Yaze, SpGK, Spesialis Gizi Klinik.
Beliau menjelaskan lebih lanjut bahwa ube merupakan tanaman yang populer dalam dunia kuliner di Filipina dan berasal dari jenis yam. Sementara itu, ubi ungu yang umum ditemukan di Indonesia termasuk dalam kategori sweet potato.
"Ube populer kuliner di Filipina asalnya dari jenis yam, kalau ubi ungu di Indonesia termasuk jenis sweet potato. Jadi, warnanya mirip, tapi jenis umbinya beda," tambah dr. Igus Ulfa Yaze, SpGK.
Perbedaan jenis tanaman ini kemudian berdampak pada karakteristik unik yang dimiliki oleh masing-masing umbi. Hal ini juga yang mendasari perbedaan profil nutrisi yang terkandung di dalamnya.
Memahami perbedaan ini penting agar konsumen dapat memilih hidangan yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi mereka. Kedua umbi ini memang kaya akan karbohidrat, namun kandungan vitamin dan mineralnya bisa saja bervariasi.
Keunikan warna ungu yang sama-sama memikat ini seringkali membuat masyarakat awam menganggap keduanya sama. Padahal, pengetahuan mengenai asal-usul dan perbedaan nutrisi dapat menambah apresiasi terhadap kekayaan pangan lokal maupun internasional.
Dikutip dari TREN.HOTNEWS.ID, perbedaan mendasar ini perlu diketahui oleh para penikmat kuliner agar tidak keliru dalam mengidentifikasi kedua jenis umbi tersebut.