TIMESINDONESIA.MY.ID - Pertamina terus mendorong pertumbuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaannya melalui berbagai program strategis, salah satunya adalah partisipasi dalam pameran. Upaya ini terbukti efektif dalam membuka akses pasar yang lebih luas bagi para pelaku usaha.
Sepanjang semester pertama tahun 2026, UMKM yang mendapatkan pendampingan dari Pertamina telah mengikuti beragam pameran, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional. Keikutsertaan ini membuahkan hasil manis dengan total omzet mencapai Rp 8,57 miliar.
Capaian omzet tersebut menunjukkan betapa krusialnya akses pasar dalam mendorong peningkatan skala usaha bagi UMKM. Pameran tidak hanya menghasilkan transaksi penjualan, tetapi juga menjadi ajang promosi produk dan perluasan jaringan.
Bagi para pelaku UMKM, pameran menjadi platform berharga untuk memperkenalkan ragam produk unggulan mereka kepada khalayak yang lebih luas. Selain itu, ajang ini juga mempertemukan mereka dengan calon pembeli potensial serta mitra bisnis strategis.
Lebih lanjut, partisipasi dalam pameran memungkinkan UMKM untuk membangun jejaring kolaborasi antar sesama pelaku usaha. Hal ini penting untuk saling berbagi pengalaman, sumber daya, dan peluang bisnis yang dapat menopang pertumbuhan bersama.
Pameran juga berfungsi sebagai arena uji coba daya saing produk di pasar yang sesungguhnya. Dengan berinteraksi langsung dengan konsumen dan pesaing, UMKM dapat mengevaluasi kualitas, harga, dan inovasi produk mereka.
Salah satu UMKM yang merasakan manfaat besar dari program ini adalah Sambal Ning Niniek, yang dirintis oleh Sri Wahyuni. Perusahaan ini terus berupaya memperluas jangkauan pasarnya melalui berbagai kesempatan pameran dan program pengembangan usaha yang difasilitasi.
"Bagi saya, setiap tahap yang kami lalui adalah bagian dari proses untuk terus berkembang. Peran Pertamina dalam perjalanan Sambal Ning Niniek sangat luar biasa," ujar Sri Wahyuni.
"Kami mendapatkan bantuan modal Rp 35 juta pada tahun 2023 yang sangat membantu memperkuat operasional dan meningkatkan kapasitas produksi," imbuhnya.