TIMESINDONESIA.MY.ID - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia dijadwalkan akan segera mengirimkan undangan resmi untuk menghadiri Sidang Tahunan MPR serta Sidang Tahunan Sidang Bersama MPR, DPR, dan DPD. Acara penting ini akan dihadiri oleh para tokoh bangsa yang pernah memegang estafet kepemimpinan.

Pihak pimpinan MPR RI telah menetapkan jadwal pasti untuk distribusi undangan tersebut. Pengiriman surat undangan akan dimulai pada awal pekan depan, tepatnya hari Senin, 10 Agustus 2026.

"Mulai Senin sudah didistribusikan ke mantan-mantan wakil presiden dan termasuk para mantan presiden, termasuk ketua umum partai politik," demikian disampaikan oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani. Pernyataan ini diungkapkannya di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada hari Sabtu, 8 Agustus 2026.

Undangan ini tidak hanya ditujukan kepada mantan presiden dan wakil presiden, tetapi juga mencakup para ketua umum partai politik. Hal ini menunjukkan inklusivitas MPR dalam penyelenggaraan Sidang Tahunan.

Mengenai kepastian kehadiran para tokoh yang diundang, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menambahkan bahwa informasi lebih lanjut terkait konfirmasi kehadiran akan disampaikan menyusul. Pihak MPR akan terus berkoordinasi untuk memastikan kelancaran acara.

"Mulai Senin sudah didistribusikan ke mantan-mantan wakil presiden dan termasuk para mantan presiden, termasuk ketua umum partai politik," ujar Ketua MPR RI Ahmad Muzani.

Pihak MPR RI menyampaikan harapan besar agar seluruh tokoh yang menerima undangan dapat memenuhi undangan tersebut. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkaya jalannya sidang.

Diharapkan seluruh tokoh yang diundang dapat hadir dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Tahunan Sidang Bersama MPR, DPR, serta DPD, yang merupakan momen penting bagi bangsa.

Dilansir dari Kompas.com, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menjelaskan agenda pengiriman undangan tersebut. Beliau berharap partisipasi aktif dari semua pihak yang diundang.