TIMESINDONESIA.MY.ID - Wilayah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, diguncang gempa bumi dengan kekuatan magnitudo (M) 4,5 pada Kamis (3/9/2026) dini hari. Fenomena alam ini terjadi tepat pada pukul 03.52 WIB dan sempat dirasakan oleh sebagian masyarakat setempat.

Berdasarkan data teknis yang dirilis, pusat gempa tersebut berada di kedalaman 10 kilometer. Kedalaman yang relatif dangkal ini biasanya membuat getaran lebih terasa di permukaan bumi.

Dikutip dari akun resmi media sosial @infoBMKG, pihak otoritas meteorologi dan geofisika memberikan konfirmasi resmi mengenai peristiwa seismik tersebut. Informasi ini menjadi acuan utama bagi warga untuk tetap waspada terhadap perkembangan situasi di lapangan.

"#Gempa Mag:4.5, 03-Sep-2026 03:52:36WIB," demikian keterangan tertulis yang disampaikan oleh pihak @infoBMKG.

Masyarakat diimbau untuk selalu menyiapkan tas siaga bencana yang berisi dokumen penting, obat-obatan, serta air minum. Langkah mitigasi ini sangat krusial sebagai solusi praktis saat terjadi guncangan secara tiba-tiba di malam hari.

Selain itu, pastikan jalur evakuasi di dalam rumah tidak terhalang oleh perabotan berat yang berisiko roboh. Mengetahui letak pintu keluar terdekat adalah langkah pencegahan yang efektif untuk meminimalisir risiko cedera.

Saat gempa terjadi, segera berlindung di bawah meja yang kokoh atau menjauh dari kaca jendela. Tetaplah tenang dan hindari panik agar Anda dapat mengambil keputusan yang tepat untuk menyelamatkan diri.

Setelah guncangan berhenti, segera keluar rumah menuju area terbuka yang jauh dari tiang listrik atau bangunan tinggi. Jangan menggunakan lift jika Anda berada di gedung bertingkat, gunakanlah tangga darurat sebagai jalur keluar yang lebih aman.

Selalu pantau informasi resmi dari kanal-kanal terpercaya untuk mengetahui apakah ada potensi gempa susulan. Mengikuti arahan dari pihak berwenang adalah cara terbaik untuk menjaga keselamatan diri dan keluarga selama masa pemulihan pasca-gempa.