TIMESINDONESIA.MY.ID - Sebuah insiden yang mengganggu kelancaran transportasi publik terjadi pada Rabu (12/8/2026) ketika bus TransJakarta dari Koridor 13 mengalami kendala teknis. Peristiwa ini berdampak signifikan pada operasional busway yang melintasi jalur langit.
Bus yang mengalami mogok tersebut dilaporkan berada di sekitar wilayah Petukangan, Jakarta Selatan. Lokasi ini menjadi titik awal dari serangkaian gangguan yang kemudian meluas.
Akibat insiden tersebut, sejumlah perjalanan bus TransJakarta di Koridor 13 terpaksa mengalami pengalihan rute. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan dampak lebih lanjut terhadap penumpang.
Melalui akun resmi mereka di platform X, pihak TransJakarta mengumumkan penyesuaian operasional. "Koridor 13, Rute 13B dan Rute L13E mengalami pengalihan rute dikarenakan adanya kendala teknis di sekitar Petukangan, sementara operasional diperpendek sampai Halte JORR," demikian pernyataan yang dirilis.
Pengalihan rute ini berujung pada penurunan jangkauan layanan busway. Operasional bus TransJakarta Koridor 13 diperpendek hingga Halte JORR, yang berarti penumpang tidak dapat melanjutkan perjalanan mereka hingga tujuan akhir.
Berdasarkan rekaman visual yang beredar, insiden ini menyebabkan antrean panjang bus TransJakarta di jalur langit. Kemacetan terlihat jelas akibat satu unit bus yang mengalami mogok.
Kondisi ini memaksa sebagian penumpang yang sudah berada di dalam bus atau menunggu di halte untuk mencari alternatif transportasi. Mereka terpaksa turun dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki atau menggunakan moda transportasi lain.
"Koridor 13, Rute 13B dan Rute L13E mengalami pengalihan rute dikarenakan adanya kendala teknis di sekitar Petukangan, sementara operasional diperpendek sampai Halte JORR," ujar pihak TransJakarta melalui akun X mereka, sebagaimana dikutip dari detikcom, Rabu (12/8/2026).
Peristiwa ini menyoroti pentingnya pemeliharaan rutin armada transportasi publik untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran mobilitas warga Jakarta. Gangguan teknis pada busway dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan kerugian waktu bagi para penumpang yang mengandalkan TransJakarta.