TIMESINDONESIA.MY.ID - Dikutip dari Kompas.com, fenomena unik kembali terjadi di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, akibat dampak musim kemarau panjang yang melanda wilayah tersebut.
Permukaan air di Waduk Gajah Mungkur (WGM) mengalami penyusutan drastis, sehingga area yang biasanya terendam air kini menjadi daratan kering.
Kondisi tersebut menyebabkan ratusan makam kuno yang berada di Desa Kenteng, Kelurahan Wuryantoro, kembali menampakkan diri ke permukaan.
Berdasarkan pengamatan di lapangan, makam-makam tersebut memiliki karakteristik fisik yang seragam dengan penggunaan batu kapur berwarna putih.
Setiap nisan yang muncul di permukaan tanah tersebut diketahui memiliki ukuran dimensi rata-rata antara satu hingga satu setengah meter.
Salah satu warga setempat bernama Basuki, 54, menjelaskan bahwa kemunculan situs makam ini mulai terjadi sejak akhir bulan Agustus 2026 lalu.
"Mulai kelihatan sebagian. Tapi untuk semuanya mungkin dari September, Oktober itu sudah kelihatan semuanya. Nanti mungkin Desember sudah mulai tergenang air lagi," ujar Basuki.
Kondisi ini merupakan siklus tahunan yang rutin terjadi setiap kali debit air waduk berkurang secara signifikan karena cuaca kering.
Masyarakat setempat memahami bahwa pemandangan ini bersifat sementara karena area tersebut akan kembali terendam air saat musim penghujan tiba di akhir tahun.