TIMESINDONESIA.MY.ID - Gunung Ibu yang terletak di Pulau Halmahera, Maluku Utara, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik pada Selasa pagi. Peristiwa alam ini terjadi tepat pada tanggal 1 September 2026.

Aktivitas erupsi ini terpantau oleh alat pemantau gunung api pada pukul 07.08 WIT. Fenomena tersebut menyebabkan lontaran abu vulkanik ke arah atmosfer di sekitar puncak gunung.

Berdasarkan pengamatan visual, tinggi kolom abu yang menyembur dari kawah mencapai kurang lebih 500 meter di atas puncak. Ketinggian tersebut setara dengan 1.825 meter di atas permukaan laut.

Informasi mengenai peristiwa ini disampaikan langsung oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui saluran resmi mereka. Dikutip dari PVMBG, data mengenai erupsi tersebut telah tercatat secara akurat.

"Terjadi erupsi Gunung Ibu pada hari Selasa, 01 September 2026, pukul 07:08 WIT dengan tinggi kolom abu teramati ± 500 m di atas puncak (± 1825 m di atas permukaan laut)," ujar pihak PVMBG.

Pihak otoritas terkait terus melakukan pemantauan ketat terhadap aktivitas Gunung Ibu. Langkah ini dilakukan guna memastikan keselamatan masyarakat yang berada di sekitar kawasan tersebut.

Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai dampak erupsi terhadap aktivitas warga di sekitar lereng gunung. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan resmi dari pihak berwenang.

Follow timesindonesia.my.id
Follow on Google