TIMESINDONESIA.MY.ID - Direktur Utama PT Jasa Raharja (Persero), Muhammad Awaluddin, beserta Direktur Operasional Ariyandi, melakukan kunjungan penting pada Kamis, 13 Agustus 2026. Kunjungan ini difokuskan pada korban luka akibat insiden kebakaran KMP Putri Yasmin.
Lokasi peninjauan adalah Rumah Sakit Umum Daerah Patut Patuh Patju di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Kunjungan ini menjadi bukti keseriusan Jasa Raharja dalam memberikan perhatian kepada para korban.
Tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk memastikan bahwa seluruh korban mendapatkan penanganan medis yang memadai. Selain itu, jaminan biaya perawatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku juga menjadi prioritas utama.
Dalam agenda peninjauan tersebut, jajaran direksi Jasa Raharja didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja NTB, Soleh, beserta timnya. Pihak rumah sakit juga turut serta dalam mendampingi jalannya peninjauan.
Petugas Jasa Raharja dilaporkan telah disiagakan sejak awal kejadian. Hal ini dilakukan untuk mempercepat proses pendataan korban dan pengurusan jaminan perawatan mereka.
"Jasa Raharja bergerak cepat setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut," ujar Muhammad Awaluddin. Pernyataan ini menegaskan responsif perusahaan terhadap musibah yang menimpa penumpang KMP Putri Yasmin.
Lebih lanjut, Muhammad Awaluddin menjelaskan bahwa pihaknya segera berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait. Koordinasi ini melibatkan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) atau ASDP, kepolisian, pemerintah daerah, dan rumah sakit.
"Koordinasi dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada korban berjalan secara terpadu," tambah Muhammad Awaluddin. Upaya ini menunjukkan komitmen Jasa Raharja dalam memberikan pelayanan yang komprehensif dan terintegrasi bagi para korban.
Dikutip dari KOMPAS.com.