TIMESINDONESIA.MY.ID - Suasana di kawasan Jalan KS Tubun, Jakarta Pusat, terpantau masih dipadati oleh sejumlah kelompok massa pada Kamis (27/8/2026) malam. Kehadiran mereka di lokasi ini terjadi pasca-proses pembubaran aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI.

Dikutip dari detikcom, pergerakan massa ini merupakan imbas dari kegiatan patroli keamanan yang dilakukan pihak kepolisian. Langkah penertiban tersebut memaksa kelompok pengunjuk rasa untuk berpindah dari titik kumpul sebelumnya.

Sejarah kejadian bermula ketika Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) telah lebih dulu meninggalkan area Gedung DPR pada pukul 14.00 WIB. Setelah kelompok tersebut pergi, arus massa baru justru tampak mulai berdatangan ke area yang sama.

Beberapa kelompok massa terpantau masih bertahan di depan Gedung DPR hingga melewati pukul 18.00 WIB. Kondisi tersebut akhirnya direspons oleh aparat keamanan dengan melakukan tindakan pembubaran agar situasi tetap kondusif.

Berdasarkan pengamatan di lapangan pada pukul 21.15 WIB, massa yang kini berkumpul di kawasan KS Tubun merupakan mereka yang sebelumnya sempat berada di sekitar area flyover Slipi. Mereka terlihat masih menetap di lokasi tersebut meski waktu sudah menunjukkan malam hari.

"Kelompok massa yang tadinya berada di sekitar gedung DPR terpencar usai polisi melakukan patroli," ujar pihak detikcom.

"Salah satu titik kepadatan saat ini ada di kawasan Jalan KS Tubun, Jakarta Pusat," tulis detikcom dalam rangkuman informasinya.

"Massa tampak masih berada di sekitar area KS Tubun. Mereka yang berada di lokasi merupakan massa yang sebelumnya berada di sekitar flyover Slipi," tambah detikcom.

Pihak berwenang terus melakukan pemantauan di titik-titik krusial Jakarta Pusat untuk memastikan ketertiban umum tetap terjaga. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan selama proses pengamanan berlangsung.