TIMESINDONESIA.MY.ID - Kawasan Slipi, Jakarta Barat, dan sekitarnya terpantau masih dipadati oleh kelompok massa hingga Kamis (27/8/2026) malam. Situasi di lokasi sempat memanas setelah adanya insiden pembakaran pos polisi di sekitar area tersebut.
Dikutip dari detikcom, rangkaian peristiwa ini bermula ketika massa dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menggelar aksi di depan Gedung DPR. Kelompok tersebut diketahui telah membubarkan diri dan meninggalkan lokasi pada pukul 14.00 WIB.
Setelah kepergian AMPB, sejumlah kelompok massa lainnya terpantau berdatangan ke area depan Gedung DPR. Kehadiran kelompok-kelompok baru ini kemudian memicu dinamika aksi yang berlanjut hingga melewati sore hari.
"Ada beberapa kelompok yang kemudian belum bubar selepas pukul 18.00 WIB hingga akhirnya dibubarkan oleh polisi," ujar keterangan yang dilansir dari detikcom.
Memasuki malam hari, tepatnya pada pukul 21.31 WIB, konsentrasi massa bergeser ke arah kolong flyover Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Petugas keamanan terus memantau pergerakan massa di titik tersebut guna memastikan situasi tetap terkendali.
Berdasarkan pantauan di lapangan, terlihat adanya aksi pembakaran oleh massa di area kolong flyover Pejompongan. Meski demikian, hingga saat ini belum dapat dipastikan benda apa saja yang menjadi objek pembakaran tersebut.
Aparat kepolisian terus berupaya melakukan pendekatan persuasif untuk membubarkan kerumunan di titik-titik krusial. Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan agar situasi tidak semakin tidak kondusif di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menghindari area yang sedang dipadati massa guna menjaga keamanan pribadi. Pihak berwenang terus bersiaga di lokasi kejadian untuk memastikan ketertiban umum tetap terjaga.
Dikutip dari detikcom, situasi di sekitar lokasi kejadian akan terus diperbarui seiring dengan langkah-langkah penanganan yang dilakukan pihak kepolisian. Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di sekitar Pejompongan dan Slipi masih mengalami hambatan.