TIMESINDONESIA.MY.ID - Sebuah rekaman video yang memperlihatkan kereta rel listrik (KRL) tertahan lebih lama di Stasiun Universitas Indonesia mendadak viral di berbagai platform media sosial. Peristiwa tersebut menarik perhatian publik karena memicu tanda tanya mengenai penyebab keterlambatan keberangkatan kereta.

Kejadian yang berlangsung pada Selasa (8/9/2026) ini sempat membuat para penumpang di dalam gerbong bertanya-tanya. Mereka tampak menunggu di dalam kereta sambil menanti kapan perjalanan akan kembali dilanjutkan.

Dikutip dari detikcom, situasi di lapangan menunjukkan adanya interaksi antara penumpang dengan petugas di stasiun. Para penumpang mempertanyakan alasan di balik berhentinya kereta dalam durasi yang tidak seperti biasanya.

Terkait insiden tersebut, pihak KAI Commuter memberikan klarifikasi resmi mengenai alasan teknis di balik penundaan perjalanan. Hal ini dilakukan guna memberikan pemahaman yang jelas kepada masyarakat agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi.

"Peristiwa itu terjadi tepat pada pukul 06.48 WIB pagi tadi," ujar Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan.

Leza menjelaskan bahwa kendala tersebut dialami oleh operasional Commuter Line Bogor nomor 1160F. Kereta yang melayani rute perjalanan dari Jakarta Kota menuju Bogor ini terpaksa berhenti lebih lama karena kondisi darurat yang dialami oleh petugas operasional.

"Masinis Commuter Line Bogor No 1160F rute Jakarta Kota-Bogor harus ke toilet sehingga KRL terhenti lebih lama," kata Leza Arlan.

Pihak otoritas terkait memastikan bahwa keputusan tersebut diambil demi kenyamanan dan kesiapan masinis dalam menjalankan tugasnya. Setelah urusan tersebut selesai, perjalanan kereta segera dilanjutkan kembali menuju stasiun tujuan akhir.

Situasi di Stasiun Universitas Indonesia kini terpantau telah kembali normal dan kondusif. Pihak KAI Commuter terus berupaya menjaga kualitas pelayanan bagi seluruh pengguna jasa transportasi kereta api di Jabodetabek.