TIMESINDONESIA.MY.ID - Sebuah video yang menampilkan momen duka beredar viral di media sosial, mengisahkan seorang warga Semarang yang meninggal dunia saat tengah menjalankan ibadah tadarus. Kejadian ini menyita perhatian publik dan meninggalkan kesan mendalam.

Peristiwa ini terjadi di Masjid Nurul Huda, yang berlokasi di Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah. Kepergian almarhum terjadi di tengah kegiatan keagamaan yang khusyuk.

Almarhum yang diketahui bernama Djumari, seorang pria berusia 76 tahun, sedang bersama jamaah lainnya dalam kegiatan membaca Al-Qur'an bersama. Kepergian beliau terjadi secara mendadak di saat yang tak terduga.

Video tersebut awalnya diunggah oleh putri almarhum, Yuni Nuraini, melalui akun Instagram pribadinya. Rekaman CCTV dari dalam masjid menjadi saksi bisu momen tersebut.

Dalam rekaman CCTV, terlihat beberapa pria sedang duduk melingkar di dalam masjid, khusyuk melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an. Suasana tadarus yang damai terpancar dari gambar tersebut.

Tak lama kemudian, salah seorang pria yang duduk di ujung barisan tampak tergeletak. Momen ini terekam jelas oleh kamera pengawas yang terpasang di dalam masjid.

Para jamaah lainnya pada awalnya tampak belum menyadari kejadian yang menimpa rekan mereka. Mereka masih fokus pada bacaan Al-Qur'an yang sedang berlangsung.

Peristiwa ini merupakan pengingat akan kefanaan hidup dan pentingnya selalu berada dalam keadaan beribadah. Berpulangnya almarhum Djumari saat tadarus menjadi momen yang menyentuh hati banyak orang.

Dikutip dari detikJateng, kejadian ini terjadi pada hari Kamis, 13 Agustus 2026. Tanggal ini menjadi catatan waktu terjadinya peristiwa yang menyentuh ini.