TIMESINDONESIA.MY.ID - Pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar. Kegiatan berskala nasional ini tidak hanya menjadi ajang musyawarah organisasi, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

Dikutip dari Kompas.com, Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, memberikan apresiasi atas antusiasme pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam acara tersebut. Pihaknya mencatat terdapat lonjakan aktivitas ekonomi yang signifikan di sepanjang kawasan Tambakberas selama penyelenggaraan muktamar.

Gus Ipul menjelaskan bahwa keterlibatan para pelaku usaha lokal memberikan warna tersendiri bagi kemeriahan perhelatan akbar ini. Kehadiran ribuan stan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kegiatan keagamaan dapat bersinergi dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat bawah.

"Tentu muktamar ini juga menghidupkan jalan-jalan Tambakberas dengan lebih dari 1.000 stan UMKM. Mereka hari-hari ini bergembira luar biasa karena Bapak Presiden memberikan perhatian khusus kepada seluruh pedagang-pedagang UMKM," ujar Gus Ipul.

Selain memberikan ruang bagi pedagang, Gus Ipul menegaskan bahwa efektivitas perhelatan ini didukung oleh kebijakan pemerintah pusat. Perhatian khusus dari Presiden menjadi motivasi tersendiri bagi para pedagang yang menjajakan produknya di sekitar lokasi acara.

Lebih lanjut, Gus Ipul mengungkapkan bahwa keberadaan ribuan stan tersebut secara langsung mengubah wajah kawasan Tambakberas menjadi lebih hidup dan ramai. Hal ini dirasakan sebagai sebuah keberkahan bagi penduduk lokal yang memanfaatkan momentum muktamar untuk berdagang.

"Menurut saya, keberadaan stan-stan UMKM tersebut membuat kawasan Tambakberas menjadi lebih ramai selama pelaksanaan Muktamar," kata Gus Ipul.

Dalam penutupan acara yang berlangsung pada Senin (31/8/2026), Gus Ipul menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran kegiatan tersebut. Ia berharap dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat di sekitar Pondok Pesantren Bahrul Ulum dapat terus berlanjut pasca-acara berakhir.

Para pedagang yang terlibat dalam kegiatan ini pun dilaporkan merasakan manfaat ekonomi yang cukup signifikan dari ramainya pengunjung. Sinergi antara panitia, pemerintah, dan pelaku usaha kecil ini menjadi indikator keberhasilan Muktamar NU dalam memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekitar.