TIMESINDONESIA.MY.ID - Saat memutuskan untuk memulai program diet guna mencapai berat badan ideal, banyak orang diliputi keraguan terkait keamanan konsumsi suplemen vitamin. Kekhawatiran ini muncul karena adanya persepsi bahwa suplemen dapat mengurangi efektivitas diet yang sedang dijalani.

Di sisi lain, kebutuhan tubuh akan asupan vitamin dan mineral yang optimal tetap menjadi prioritas utama. Banyak individu yang berupaya memastikan tubuh mereka tetap mendapatkan nutrisi yang cukup, bahkan ketika sedang membatasi asupan makanan sehari-hari.

Menjawab berbagai keraguan yang berkembang di masyarakat, dr. Igus Ulfa Yaze, SpGK, seorang Dokter Spesialis Gizi Klinik, memberikan pandangannya. Beliau menegaskan bahwa multivitamin justru memegang peranan yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan proses diet.

"Multivitamin tetap memegang peranan penting dalam mendukung proses diet," ujar dr. Igus Ulfa Yaze, SpGK.

Beliau menjelaskan bahwa selama menjalani program diet, tubuh seringkali mengalami defisit nutrisi akibat pembatasan asupan makanan. Defisit ini dapat memengaruhi metabolisme dan energi tubuh.

Oleh karena itu, konsumsi multivitamin menjadi solusi untuk mengisi kekosongan nutrisi tersebut. Hal ini penting agar tubuh tetap berfungsi optimal meskipun sedang dalam kondisi defisit kalori.

"Kekhawatiran ini wajar adanya, mengingat adanya persepsi bahwa suplemen dapat menghambat efektivitas diet," kata dr. Igus Ulfa Yaze, SpGK.

Pernyataan ini diperkuat oleh fakta bahwa diet yang terlalu ketat tanpa pengawasan bisa saja menyebabkan kekurangan berbagai vitamin dan mineral esensial. Kekurangan ini dapat berujung pada masalah kesehatan lain yang tidak diinginkan.

"Di sisi lain, kebutuhan tubuh akan asupan vitamin dan mineral tetap menjadi prioritas," tambah dr. Igus Ulfa Yaze, SpGK.