TIMESINDONESIA.MY.ID - Partai Amanat Nasional (PAN) secara tegas menyatakan dukungannya terhadap kemungkinan Prabowo Subianto kembali memimpin Indonesia untuk masa jabatan kedua sebagai Presiden. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh salah satu petinggi partai.
Wakil Ketua Umum PAN, Saleh Daulay, mengungkapkan pandangan partainya mengenai kebutuhan waktu untuk melanjutkan dan menyelesaikan berbagai program yang telah direncanakan. Menurutnya, banyak inisiatif pembangunan yang memerlukan keberlanjutan kepemimpinan.
"PAN sangat setuju jika Prabowo melanjutkan 2 periode. Pekerjaan yang sedang direncanakan dan dikerjakan lumayan banyak. Tentu tidak bisa serta merta diwujudkan secara bersamaan," ujar Saleh Daulay kepada Kompas.com pada Minggu, 9 Agustus 2026.
Saleh menambahkan bahwa kompleksitas dan skala proyek-proyek yang tengah berjalan menuntut adanya konsistensi kebijakan. Hal ini hanya bisa dicapai melalui kepemimpinan yang berkesinambungan.
"Dibutuhkan waktu untuk merealisasikannya," tegas Saleh Daulay, menggarisbawahi pentingnya visi jangka panjang dalam pembangunan nasional.
Terkait elektabilitas Prabowo Subianto, Saleh menyebutkan bahwa hasil survei dari Indonesia Political Opinion (IPO) yang menempatkan Prabowo sebagai tokoh dengan tingkat keterpilihan tertinggi dapat menjadi pertimbangan. Namun, ia menekankan bahwa kinerja menjadi tolok ukur utama.
"Hasil survei perlu dibaca dan dikaji," ujar Saleh Daulay, mengindikasikan bahwa data elektoral merupakan salah satu faktor yang diperhatikan oleh PAN.
Saleh Daulay lebih lanjut menekankan bahwa evaluasi terhadap kinerja nyata adalah landasan yang lebih kuat dalam pengambilan keputusan politik. Ia berpendapat bahwa keberhasilan program dan dampaknya bagi masyarakat harus menjadi prioritas.
"Tetapi lebih dari itu, hasil kinerja yang harus jadi rujukan," kata Saleh Daulay, menegaskan pentingnya rekam jejak dan capaian konkret dalam pertimbangan pencalonan.