TIMESINDONESIA.MY.ID - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya baru saja melaksanakan kegiatan patroli preventif crime strike di kawasan Kampung Ambon, Jakarta Barat. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata kepolisian dalam menjaga ketertiban wilayah.
Operasi tersebut berlangsung pada Senin (31/8/2026) dengan menyasar sejumlah titik yang dicurigai sebagai lokasi transaksi narkotika. Dikutip dari sumber berita terkait, kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang aman dari penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
Dalam pelaksanaannya, patroli dipimpin langsung oleh Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kompol Indah Hartantiningrum. Sebanyak 25 personel diturunkan ke lapangan untuk menyisir area yang dianggap rawan.
Selama proses penyisiran, petugas berhasil menemukan sebuah lapak yang diduga kuat sering digunakan sebagai tempat transaksi narkoba. Selain itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa alat isap sabu atau bong serta minuman keras di lokasi tersebut.
"Kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk mencegah sekaligus mengantisipasi potensi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika serta gangguan keamanan di wilayah yang menjadi sasaran patroli," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto.
Tindakan kepolisian ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam memberantas sindikat narkoba di ibu kota. Polisi berharap kehadiran aparat di lapangan dapat meminimalisir niat pelaku kejahatan untuk beroperasi.
Selain menyita barang bukti, pihak kepolisian juga terus melakukan pemetaan terhadap titik-titik rawan lainnya. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa wilayah Jakarta Barat tetap kondusif dan terhindar dari peredaran gelap narkotika.
Masyarakat setempat diharapkan tetap waspada dan proaktif dalam memberikan informasi terkait aktivitas mencurigakan di lingkungannya. Kerja sama antara warga dan aparat penegak hukum menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan wilayah yang bersih dari narkoba.