TIMESINDONESIA.MY.ID - Penemuan ratusan senjata menjadi sorotan publik setelah dilaporkan terjadi di sebuah sekolah swasta yang berlokasi di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Kejadian ini sontak menimbulkan kehebohan dan pertanyaan mengenai asal-usul serta tujuan penyimpanan benda-benda tersebut.
Sebanyak 995 pucuk senjata ditemukan dalam sebuah ruangan di sekolah tersebut. Mayoritas dari temuan ini adalah senapan angin, yang meliputi 4 pucuk senapan angin kaliber 4,5 mm.
Selain senapan, ditemukan pula 215 pucuk pistol angin dengan kaliber yang sama, yaitu 4,5 mm. Senjata-senjata ini menambah jumlah total temuan yang cukup signifikan.
Rincian temuan senjata juga mencakup 776 pucuk revolver angin, yang semuanya juga berkaliber 4,5 mm. Jumlah ini menjadikan total keseluruhan senjata yang berhasil diamankan oleh pihak berwenang.
Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa ratusan senjata yang ditemukan merupakan barang impor dari luar negeri. Hal ini semakin memperdalam misteri mengenai bagaimana benda-benda tersebut bisa masuk ke Indonesia dan sampai ke tangan pemiliknya.
"Semua airsoft gun ini merupakan impor dari luar negeri," ujar seorang perwakilan kepolisian, menegaskan asal-usul barang bukti yang ditemukan.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait dengan peruntukan impor ratusan senjata tersebut. Investigasi difokuskan untuk mengungkap alasan di balik masuknya barang-barang tersebut ke Indonesia.
Polisi juga berupaya keras untuk mengetahui alasan mengapa senjata-senjata tersebut disimpan di dalam ruangan yang diketahui merupakan milik IWD. IWD sendiri disebut-sebut sebagai mantan ketua yayasan sekolah tersebut.
"Kami masih mendalami peruntukan impor ratusan senjata tersebut," terang pihak kepolisian mengenai progres penyelidikan yang sedang berjalan.