TIMESINDONESIA.MY.ID - Sebanyak 313 siswa Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) di Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mengalami gangguan kesehatan. Peristiwa ini terjadi sesaat setelah para siswa mengonsumsi paket Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dikutip dari Kompas.com, insiden ini mendapatkan perhatian serius dari pemerintah setempat. Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten kini tengah melakukan penanganan intensif terhadap para siswa yang terdampak.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, Anggit Budiarto, mengonfirmasi bahwa terdapat ratusan siswa yang menunjukkan gejala serupa setelah menyantap makanan tersebut. Gejala yang muncul pada para siswa antara lain berupa sakit perut, mual, hingga pusing.

"Berdasarkan data yang masuk kepada kami, tercatat ada 313 siswa yang mengalami gejala setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis tersebut," ujar Anggit.

Meskipun jumlah siswa yang terdampak cukup banyak, Anggit menjelaskan bahwa tidak ada korban yang harus menjalani perawatan intensif atau rawat inap di rumah sakit. Dari total 313 siswa, hanya 76 orang yang memutuskan untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

"Dari jumlah tersebut, sebanyak 76 siswa telah menjalani pemeriksaan di fasilitas kesehatan dan semuanya hanya perlu menjalani rawat jalan saja," kata Anggit.

Peristiwa ini diketahui terjadi pada Kamis, 3 September 2026 pagi hari. Pihak Dinas Kesehatan mencatat adanya respons cepat dari tubuh siswa setelah mengonsumsi makanan yang disediakan.

"Kejadiannya berdasarkan laporan yang kami terima, siswa mulai makan pada pukul 08.45 WIB. Kemudian, mereka mulai menunjukkan gejala sakit pada pukul 09.35 WIB, sehingga reaksinya tergolong cepat," ungkap Anggit.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih terus memantau kondisi para siswa yang terdampak. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh siswa telah mendapatkan penanganan medis yang memadai dan kondisinya berangsur pulih.